Compiz Fusion sekarang sudah bisa diinstal dari repositori tambahan. Langkah Instalasi:

1. Repositori

Tambahkan repositori yang disediakan oleh Trevino kedalam Synaptic.
• Edit Software Sources (System > Administration > Software Sources)
• Pilih tab Third-Party Software | Add…

Masukkan baris berikut:
deb http://download.tuxfamily.org/3v1deb feisty eyecandy
lalu klik > Add Source
• Klik close > close

Read more…

Compiz

Compiz adalah window manager dan komposit manager untuk linux. Proyek Compiz dimulai tahun lalu oleh David Reveman dari Novell. Nama compiz sendiri diambil dari kata composite.

Window manager adalah program yang berperan dalam mengatur tampilan jendela aplikasi dan dialog. Sedangkan komposit manager berperan dalam menggabungkan image menjadi tampilan yang akhirnya muncul di desktop kita.

Compiz adalah gabungan dari window manager dan komposit manager yang bekerja menggunakan OpenGL untuk rendering. Compiz memanfaatkan akselerasi 3D dari kartu grafis kamu untuk menghasilkan efek-efek yang memukau, yang tidak ada pada window manager biasa.

Compiz dapat berjalan dengan baik pada kebanyakan kartu grafis dengan spesifikasi standar. Saat ini yang paling didukung adalah kartu grafis dari intel (karena adanya dukungan driver linux yang baik). Yup, itu lho kartu grafis untuk kebanyakan laptop.

Beberapa fitur dari Compiz:

• Desktop cube
• Wobbly windows
• Switcher with preview
• Scale windows
• Water effects
• Zoom desktop

cube2.pngcube1.pngscale.png

Kamu bisa melihat demo Compiz disini:
Compiz demo

Read more…

It’s time for more wallpaper!

Last month I write about some collections of pretty nature wallpapers, the collections that I take from socksoff.co.uk, and also I put some files to download.
I don’t know how many people have been downloading the files and whether anybody like it, because you know what, it’s seems there is no response yet.

Anyway, yesterday I found through statistic that someone going to that page by searching for keyword ‘macro wallpapers’. Hmm, I think that’s enough to tell me that at least–there are someone care, so I decide to write more. Yup, here’s more wallpapers:

Read more…

rainy dayHmm.. ingat cuaca jogja yang minggu ini dingin banget.. jadi ingat kejadian beberapa waktu yang lalu.. kapan tepatnya gw lupa.. ga penting juga kan? Yah kira-kira 3 bulan yang lalu, minggu-minggu dimana langit di jogja mendung setiap hari. hari-hari dimana hujan pasti turun dengan signifikansi 95% entah siang, sore atau malamnya. Gw masih ingat, betapa dengan konyolnya beberapa kali basah kuyup diperjalanan pulang dari kampus. Hujan tiba-tiba mengguyur ditengah jalan!

Nah hari-hari hujan itulah saat yang tepat untuk diisi dengan bermalas-malasan dan kegiatan yang tidak bermanfaat lainnya. Tentu saja setelah basah kuyup dari kampus (yang emang disengaja) kegiatan yang paling enak adalah 1) tidur 2) makan 3) baca buku 4) nonton.

Ada satu kejadian nih.. Kejadian ini klo ga salah hari selasa, (klo salah anggap aja bener ya!) Hari itu adalah hari yang sama dengan hari-hari lainnya, langit mendung dari jam 10 pagi, dan hujan mengguyur mulai jam 7 malam. Sialan, padahal belum makan malam. Masalahnya gw sedang menjalankan diet untuk menaikkan berat badan.

Jarum jam berdetak perlahan dan jarum pendeknya berputar terus ke angka 9. Udah jam sembilan, gak tahan lagi.. laper. Maka dengan meminjam payung lebar punya mas Jogi-jogi berangkatlah aku ke tukang nasi goreng. Hujan turun dengan cukup deras untuk meredam langkah-langkahku. Pas melewatin sebuah kosan putri (di Pogung Dalangan) .. OMG ada yang lagi kissing.. Haha.. Weww..

Read more…

Ada suatu kota dimana tempat parkir adalah bisnis yang menguntungkan.

Bagi yang pernah tinggal di Jogjakarta pasti tau bagaimana parahnya transportasi umum di kota ini. Bus-bus kota, berkarat boros bensin dengan asap hitam berseliweran menguasai jalan. Dengan rute berputar-putar, ongkos jauh dekat dua ribu–tidak mau kurang walau kamu hanya naik sejauh satu kilo–dan jadwal operasi yang hanya sampai jam 6 sore membuat bus kota tidak dapat diandalkan. Kendaraan pribadi menjadi alternatif: motor salah satunya.

Transportasi umum disini sangat tidak dapat diharapkan. Bus: tidak semua bagian kota dilewati jalur bus. Becak: apa mau setiap kali naik saja lima ribu, itupun untuk jarak dekat, belum termasuk perasaan kurang manusiawi terhadap mas-mas becak. Taksi: jangan harap menemukan taksi dijalan-jalan kecil. Ojek: sepertinya hanya mangkal di terminal dan stasiun? Angkot: bukannya cuma ada di bogor?

Entah kenapa kota ini begitu unik dengan sistem transportasi umum berusia puluhan tahun. Ketidakrelaan melepas bus-bus tua dan pertimbangan akan nasib supir (?) membuat kesemrawutan ini tidak pernah berakhir. Tiada angkot disini, tiada pangkalan ojek, hanya becak yang mangkal di perempatan kampung. Warga beradaptasi dengan alternatif sendiri: sepeda motor. Motor adalah nyawa disini, setiap orang punya motor: karyawan, pedagang, mahasiswa dan mungkin supir bus itu sendiri. Jogja adalah kota dengan ribuan motor: eksotisme tersendiri yang membuatnya terasa sangat dinamis. Wajah-wajah dibalik helm dan slayer warna-warni di lampu merah, tukang parkir berwajah ramah adalah keseharian disini.

motor.pngMotor menjadi cukup penting sebagai syarat biar tidak dianggap miskin, atau salah satu syarat seorang pemuda agar ada gadis yang melirik. Sepertinya prinsipnya hanya satu, yang penting punya, tidak perlu gengsi disini. Motor baru ataupun lama tidak masalah, toh motor hanya sebuah alat, sama-sama terpaksa bayar parkir dimana-mana.

Jangan heran kalau seragam yang sedang tren disini adalah jaket motor dan aksesoris yang sedang mode adalah helm. Kata teman saya, orang jogja kalau masuk toko pun pakai helm. Dan kata saya, cuma di kota ini kamu bisa menemukan plat motor dari A sampai Z: motor bawaan dari mahasiswa rantau.

Masalahnya tidak semua orang punya motor. Kota ini sudah terbiasa dan beradaptasi dengan keadaan transportasi umum yang buruk, dan pemerintah sepertinya tidak melakukan apa-apa untuk membangun transportasi yang lebih nyaman.. Barangkali nyamannya hanya dihati saja.